Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Setiap tahun, jutaan dolar dalam bentuk USDT dan USDC hilang karena satu kesalahan sederhana: memilih jaringan yang salah saat melakukan withdraw dari bursa. Token dikirim, transaksi tercatat di blockchain, tapi dana tidak pernah sampai karena dikirim lewat jaringan yang tidak didukung oleh dompet atau platform penerima. Ini bukan bug, bukan penipuan, dan hampir tidak bisa dipulihkan. Memahami cara kerja jaringan stablecoin adalah salah satu hal paling praktis yang bisa kamu pelajari sebelum dana yang kamu simpan makin besar.
TRC-20 adalah pilihan paling umum untuk transfer harian: murah, cepat, dan paling banyak didukung bursa di Asia Tenggara.
ERC-20 lebih mahal tapi paling luas didukung secara global dan wajib untuk ekosistem DeFi Ethereum.
BEP-20 dan Solana menawarkan biaya sangat rendah, tapi harus dipastikan dulu platform penerima mendukungnya.
Salah memilih jaringan bisa membuat dana hilang permanen. Tidak ada tombol "undo" di blockchain.
Satu langkah pencegahan paling penting: konfirmasi jaringan yang diterima platform tujuan sebelum menekan tombol withdraw.
USDT dan USDC adalah token yang sama terlepas dari jaringan mana yang digunakan. Nilainya tetap satu dolar. Yang berubah adalah jalur pengirimannya, dan jalur yang berbeda berarti biaya, kecepatan, serta ekosistem pendukung yang berbeda pula.
TRC-20 adalah versi USDT yang berjalan di atas jaringan TRON. Ini adalah jaringan yang paling banyak digunakan untuk transfer stablecoin di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan alasannya sederhana: biayanya sangat rendah dan kecepatannya tinggi.
Konfirmasi transaksi di TRON berlangsung dalam sekitar tiga detik, dengan finality praktis sekitar satu menit untuk sebagian besar bursa. Biaya transfernya berkisar antara $0,20 hingga $1 tergantung kondisi jaringan, jauh lebih terjangkau dibanding Ethereum. Hampir semua bursa besar di Indonesia dan Asia mendukung TRC-20 sebagai opsi deposit dan withdraw USDT.
Satu catatan penting: USDC tidak diterbitkan secara resmi di jaringan TRON oleh Circle. Jika kamu menggunakan USDC, TRC-20 bukan pilihan yang tersedia dari sumber resmi.
ERC-20 adalah standar token asli Ethereum, dan USDT maupun USDC keduanya tersedia di jaringan ini. ERC-20 adalah format yang paling luas dikenal secara global, didukung oleh hampir semua dompet kripto, bursa internasional, dan protokol DeFi.
Kelemahannya ada di biaya. Gas fee Ethereum bersifat dinamis dan mengikuti permintaan jaringan. Dalam kondisi normal, biaya transfer USDT atau USDC lewat ERC-20 berkisar antara $2 hingga $20. Saat jaringan Ethereum padat, angka ini bisa lebih tinggi. Finality penuh membutuhkan sekitar 12,8 menit, meski sebagian bursa sudah mengkredit dana lebih cepat setelah beberapa konfirmasi awal.
ERC-20 paling masuk akal digunakan ketika kamu berinteraksi dengan protokol DeFi di Ethereum, mengirim dana dalam jumlah besar ke institusi atau mitra yang hanya mendukung format ini, atau ketika platform tujuan tidak mendukung jaringan yang lebih murah.
BEP-20 adalah standar token di BNB Smart Chain, jaringan yang dikembangkan oleh Binance. USDT dan USDC keduanya tersedia di jaringan ini. Konfirmasi berlangsung dalam sekitar 7,5 detik dengan biaya hanya beberapa sen per transaksi, menjadikannya alternatif yang menarik dari sisi biaya.
Yang perlu diperhatikan: BEP-20 paling relevan jika kamu bergerak dalam ekosistem Binance atau platform yang secara eksplisit mendukung BNB Smart Chain. Tidak semua bursa dan dompet mendukung BEP-20 dengan kedalaman yang sama seperti TRC-20 atau ERC-20. Sebelum withdraw lewat jaringan ini, pastikan platform penerima benar-benar mencantumkan BEP-20 sebagai jaringan yang diterima.
Solana adalah jaringan dengan performa paling impresif dari sisi biaya dan kecepatan. Biaya transfer di Solana hanya sekitar $0,0005 per transaksi, dan konfirmasi berlangsung dalam lima detik atau kurang. Pada Februari 2026, volume transaksi stablecoin di Solana mencapai $650 miliar dalam satu bulan, menunjukkan adopsi yang terus tumbuh.
USDC tersedia secara resmi di Solana dan menjadi stablecoin yang paling aktif diperdagangkan di ekosistem ini. USDT juga tersedia di Solana, meski dengan volume yang lebih kecil dibanding TRC-20.
Batasannya ada di dukungan bursa. Tidak semua platform mendukung deposit dan withdraw lewat Solana. Jika platform penerima tidak mencantumkan Solana sebagai jaringan yang diterima, menggunakan jaringan ini bisa membuat dana terjebak dan butuh bridge tambahan dengan biaya $5 hingga $20 untuk memindahkannya ke jaringan yang tepat.
Ini adalah bagian yang paling penting untuk dipahami sebelum melakukan transfer apapun.
USDT di TRC-20 dan USDT di ERC-20 adalah token yang sama secara nilai, tapi berjalan di infrastruktur yang sepenuhnya berbeda dan tidak saling kompatibel. Mengirim USDT lewat TRC-20 ke alamat yang hanya mendukung ERC-20 sama seperti mengirim paket ke alamat yang benar tapi lewat kurir yang tidak beroperasi di kota tujuan. Paket berangkat, tapi tidak pernah sampai.
Dalam kebanyakan kasus, dana yang dikirim ke jaringan yang salah tidak bisa dipulihkan tanpa akses langsung ke private key dompet penerima. Jika penerima adalah bursa terpusat dan bukan dompet pribadi, kemungkinan besar dana tersebut hilang secara permanen karena bursa tidak selalu memiliki mekanisme untuk memulihkan aset dari jaringan yang tidak mereka dukung.
Tanda-tanda yang harus dicermati sebelum menekan tombol withdraw:
Alamat TRC-20 selalu dimulai dengan huruf "T"
Alamat ERC-20 dan BEP-20 dimulai dengan "0x"
Alamat Solana memiliki format berbeda, biasanya rangkaian karakter acak tanpa awalan yang sama
Jika awalan alamat tidak sesuai dengan jaringan yang kamu pilih di dropdown, berhenti dan periksa ulang sebelum melanjutkan.
Logika pemilihan jaringan sebenarnya cukup sederhana jika kamu mengikuti satu aturan utama: jaringan yang kamu pilih saat withdraw harus sama persis dengan jaringan yang didukung platform atau dompet penerima. Bukan yang paling murah, bukan yang paling cepat, tapi yang diterima oleh sisi penerima.
Setelah memastikan kecocokan jaringan, pertimbangan berikutnya baru soal biaya dan kecepatan:
Untuk transfer harian antara bursa di Indonesia dan Asia, TRC-20 adalah pilihan yang paling praktis. Biaya rendah, dukungan luas, dan kecepatan yang cukup untuk kebutuhan trading rutin.
Untuk transfer ke protokol DeFi berbasis Ethereum atau ke mitra institusional yang hanya menerima ERC-20, tidak ada alternatif. ERC-20 adalah satu-satunya pilihan yang tepat meski biayanya lebih tinggi.
Untuk pengguna yang aktif di ekosistem Solana atau menggunakan USDC sebagai stablecoin utama, Solana menawarkan biaya terkecil dan kecepatan tertinggi, asalkan platform tujuan mendukungnya.
Satu langkah tambahan yang sering dilewatkan: sebelum withdraw dalam jumlah besar, kirim dulu sejumlah kecil sebagai tes. Jika dana kecil itu berhasil sampai, baru lanjutkan dengan jumlah penuh. Biaya tes yang kecil jauh lebih murah dari risiko kehilangan seluruh dana.
Bagi trader yang ingin memantau harga USDT dan USDC secara real-time sebelum memutuskan kapan dan lewat jaringan mana akan bertransaksi, Bybit Indonesia (bybit.id) menyediakan halaman harga live untuk kedua stablecoin ini sebagai referensi, di platform spot trading yang terdaftar resmi di OJK.
Memilih jaringan stablecoin bukan keputusan teknis yang rumit, tapi konsekuensi dari keputusan yang salah bisa sangat nyata. Dana yang hilang karena salah jaringan bukan cerita yang jarang terjadi, dan hampir selalu bisa dicegah dengan satu langkah sederhana: konfirmasi jaringan yang diterima platform tujuan sebelum menekan tombol withdraw.
Beberapa hal yang layak dijadikan kebiasaan:
Selalu cek halaman bantuan atau FAQ platform penerima untuk memastikan jaringan yang mereka dukung.
Perhatikan awalan alamat dompet penerima dan pastikan sesuai dengan jaringan yang dipilih.
Untuk jumlah besar, kirim tes kecil dulu sebelum transfer utama.
Jangan pilih jaringan berdasarkan biaya terendah semata jika platform tujuan belum kamu verifikasi mendukungnya.
Keempat jaringan yang dibahas di sini, TRC-20, ERC-20, BEP-20, dan Solana, semuanya adalah pilihan yang valid tergantung konteksnya. Yang membedakan trader yang kehilangan dana dari yang tidak bukan soal jaringan mana yang mereka pilih, tapi apakah mereka memverifikasi pilihan itu sebelum menekan konfirmasi.